Gerakan Nasional Ayo Mandiri

Saturday, 4 July 2009, 13:39 | Category : Uncategorized
Tags :

n84287084036_2911Gerakan Nasional AYO MANDIRI ! Mari ciptakan satu pengusaha dalam satu keluarga
“Jumlah wirausahawan ikut menentukan kesejahteraan suatu bangsa.Di Amerika terdapat 11% pengusaha dari jumlah penduduk. Di Singapura sekitar 7% dan di Indonesia baru sekitar 0,18%…Kalau saja kita mendorong anak-anak kita untuk Mandiri, Insya Allah tidak lama lagi bangsa kita akan menjadi bangsa yang maju dan sejahtera.”

Valentino Dinsi, LET’S GO INDONESIA Foundation

Di Indonesia terdapat lebh dari 50 juta keluarga. Apabila dalam sepuluh tahun di setiap keluarga tersebut terdapat satu orang pengusaha, Insya Allah keluarga tersebut akan sejahtera. Tentu saja hal ini akan turut mengangkat kesejahteraan dan kemajuan bangsa kita.

Pada saat China dipimpin oleh Deng Xioping dengan Zhu Rong Ji sebagai arsitek ekonominya keadaan rakyat China sangat memprihatinkan. China adalah Negara terkorup, termiskin, terkumuh dan ter…….lainnya didunia. Dua puluh tahun kemudian bahkan hari ini kita lihat China adalah raksasa ekonomi di dunia. Mengapa semua itu bisa terjadi?

Deng Xioping dan Zhu Rong Ji memulai pemerintahannya dengan mengumpulkan semua cerdik pandai negeri China untuk mencari satu kalimat yang bisa merubah rakyat dan bangsa China yang sangat terpuruk saat itu. Setelah melakukan diskusi dan perdebatan panjang ditemukan satu kata ajaib yang kelak berhasil merubah rakyat dan bangsa China. Kata itu adalah,”TIDAK ADA MAKAN SIANG YANG GRATIS !.” Ya untuk mendapatkan makan rakyat harus bekerja. Slogan ini terus dikumandangkan ke seluruh rakyat China hingga mampu menggerakkan rakyat untuk terus bergerak dan berubah menjadi lebih baik.

Hari ini dengan seruan AYO MANDIRI, kami ingin menggerakkan rakyat dan bangsa Indonesia untuk maju berbuat, membebaskan diri mereka sendiri dari kemiskinan dan kebodohan. Kami mulai dengan sebuah seruan AYO MANDIRI. Dan kami percaya apabila semua rakyat mengumandangkan seruan yang sama akan membentuk sebuah harmoni dan gelombang perubahan yang besar.

Seruan saja tidak cukup, harus ada aksi nyata. Untuk itu pembentukan KADER MANDIRI dengan POSKO MANDIRI di setiap sEKOLAH, Universitas, Lingkungan Masyarakat dan Lingkungan Perkantoran akan mempercepat lahirnya MASYARAKAT MANDIRI dan BANGSA MANDIRI.

Kami percaya dengan izin Allah dan dukungan SELURUH RAKYAT iNDONESIA, kita akan mampu melakukan ini semua.

Mari dukung Gerakan Nasional AYO MANDIRI dengan begabung sebagai KADER MANDIRI serta membentuk Keluarga Mandiri dilingkungan kita sekarang juga !

Valentino Dinsi, SE, MM, MBA (081514144583)
Koordinator GerNas AYO MANDIRI

Catatan:

1. KADER MANDIRI adalah orang atau pribadi yang ingin mandiri dengan memiliki usaha sendiri walaupun kecil. Mereka adalah para pengusaha, pekerja atau karyawan, mahasiswa dan pelajar, ibu rumah tangga atau siapa saja yang ingin hidup lebih mandiri

2. Aktivitas KADER MANDIRI adalah menjalankan usaha mereka sehari-hari dan tetap belajar bagaimana meningkatkan usaha mereka agar lebih maju serta mengajarkan pengalaman dan ilmu mereka kepada orang lain

3. Sekretariat Gerakan Nasional AYO MANDIRI berfungsi sebagai katalisator penggerak KADER MANDIRI dengan memberikan modul-modul pelatihan dan bimbingan serta pendampingan secara Gratis kepada masyarakat.

4. Apabila saudara peduli dan ingin menjadi KADER MANDIRI, Kirimkan Nama Lengkap # Alamat Lengkap dgn Kode Pos # Telp dan HP ke email valentino_dinsii@yahoo.com sebagai wujud kepedulian kita pada masyarakat dan bangsa Indonesia

5. Terimakasih untuk meneruskan email ini ke teman-teman kita yang lain

Sekretariat Gerakan Nasional AYO MANDIRI !
Jl.Kelapa Dua Wetan Raya 7 B
Ciracas – Cibubur, Jakarta Timur
Telp/Fax. (021) 8706396
Email: valentino_dinsi@yahoo.com

Tips Menulis di Internet Yang Aman dari Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Saturday, 4 July 2009, 13:34 | Category : Uncategorized
Tags :

1- Sembunyikan identitas orang/lembaga yang kita kiritik

Sebaiknya kita tidak menyebut identitas orang/lembaga yang kita kritik. Lebih baik kita menyebut inisialnya (misalnya: OIH) atau menyebut ciri-cirinya saja (misalnya: warnanya biru). Cara ini telah kutempuh dalam menayangkan postingan-postingan yang berisi konsultasi berbagai persoalan cinta di situs ini. Dan alhamdulillah sejauh ini diriku tidak pernah mendapat tuduhan pencemaran nama baik dari orang-orang yang “aib”-nya kusajikan di sini.

2- Sebutkan bukti sumber informasi selengkap-lengkapnya

Bila kasusnya sudah menjadi “rahasia umum” (sudah tersebar luas), kita dapat menyebut identitas orang/lembaga yang kita kritik itu. Namun, hendaknya kita menyebut sumber informasi kita selengkap-lengkapnya. Jangan asal copy-paste! Untuk sumber dari internet, kita bisa menyajikan link-nya. Sumber informasi itu merupakan bagian dari bukti. Tanpa bukti, kita bisa dituduh melancarkan fitnah!

3- Sampaikan pujian lebih dulu

Kita jangan langsung memaparkan masalah atau menyampaikan keluhan/kritik. Sebaiknya kita menyampaikan pujian lebih dulu mengenai orang atau lembaga yang kita kritik. (Bagaimanapun, sejelek-jeleknya orang/lembaga, tentu ada segi-segi positifnya.) Contoh: “Pertama-tama, aku hendak menyampaikan lebih dulu kekagumanku terhadap OIH. Satu hal yang paling aku sukai adalah betapa lengkapnya fasilitas yang disediakan. …”

4- Setelah memuji, sampaikan ucapan terima kasih

Efek positif dari pujian itu akan lebih besar bila kita menyertainya dengan ucapan terima kasih. Bagaimanapun, semua orang (yang normal) pasti senang mendapat ucapan terima kasih, apalagi bila mendapat kesan bahwa ucapan terima kasih itu disampaikan dengan setulus-tulusnya.
5- Ciptakan kesan bahwa kita lebih menaruh perhatian pada orang/lembaga yang kita kritik

Hindari kesan bahwa persoalan yang kita bicarakan itu mengenai betapa terganggunya diri kita, atau pun hal-hal lain yang bersangkutan dengan kepentingan kita sendiri. Contohnya, daripada mengatakan bahwa kita merasa sebal mendapat pelayanan yang mengecewakan, lebih baik kita menulis: “Kami turut bergembira bila OIH mendapat tempat yang kian manis di hati masyarakat karena mereka mendapat pelayanan yang memuaskan.”

6- Perbanyaklah kata “kita”

Penggunaan kata “kita” membuat posisi kita sepihak dengan orang/lembaga yang kita kritik, bukan berhadapan dengannya. Bahkan, penggunaan kata “kita” menumbuhkan keakraban dan bukan permusuhan. Kata ganti “saya” atau “Anda” (atau nama identitas) sebaiknya digunakan sesedikit mungkin. Bila kata “saya” digunakan terlalu sering, pembaca bisa menangkap kesan bahwa kita egois. Sedangkan penggunaan kata “Anda” (atau nama identitas) yang terlampau banyak dapat menimbulkan kesan “menuding” (atau memojokkan).
7- Tempatkanlah diri lebih “rendah” daripada orang/lembaga yang kita kritik

Daripada melancarkan tuduhan atau persangkaan buruk, lebih baik mengajukan pertanyaan. Daripada menyampaikan saran, lebih baik mengajukan usul. Daripada menuntut, lebih baik menawarkan kerja sama. Dan sebagainya. (Silakan tambahi sendiri.)
8- Mohon maaflah atas segala kata-kata yang kita tuliskan

Bagaimanapun, kita bukanlah manusia yang sempurna. Diantara pembaca patilah ada yang merasa kecewa dan sakit hati. Jadi, daripada mengatakan “saya mohon maaf kalau ada kesalahan kata-kata-saya”, lebih baik kita menulis “saya mohon maaf atas segala kesalahan kata-kata saya”.

Begitulah 8 tips yang bisa kusampaikan kali ini untuk mengingatkan kita semua, termasuk diriku. Aku sendiri sering lupa untuk menerapkan kiat-kiat tersebut. Jadi, setiap kali kau jumpai aku mengabaikan tips-tips tersebut, kuharap dirimu berbaik-hati mengingatkan diriku. Oke?

sumber dari: http://dewandarupradipta.wordpress.com/2009/07/03/tips-menulis-di-internet-yang-aman-dari-tuduhan-pencemaran-nama-baik/

Bergabunglah dengan Gerakan Nasional “AYO MANDIRI.”

Saturday, 4 July 2009, 4:34 | Category : Uncategorized
Tags :

AYO MANDIRI
Global
Basic Info
Type:
Business – General
Description:
Gerakan Nasional AYO MANDIRI ! Mari ciptakan satu pengusaha dalam satu keluarga

“Jumlah wirausahawan ikut menentukan kesejahteraan suatu bangsa.Di Amerika terdapat 11% pengusaha dari jumlah penduduk. Di Singapura sekitar 7% dan di Indonesia baru sekitar 0,18%…Kalau saja kita mendorong anak-anak kita untuk Mandiri, Insya Allah tidak lama lagi bangsa kita akan menjadi bangsa yang maju dan sejahtera.”

Valentino Dinsi, LET’S GO INDONESIA Foundation

Di Indonesia terdapat lebh dari 50 juta keluarga. Apabila dalam sepuluh tahun di setiap keluarga tersebut terdapat satu orang pengusaha, Insya Allah keluarga tersebut akan sejahtera. Tentu saja hal ini akan turut mengangkat kesejahteraan dan kemajuan bangsa kita.

Pada saat China dipimpin oleh Deng Xioping dengan Zhu Rong Ji sebagai arsitek ekonominya keadaan rakyat China sangat memprihatinkan. China adalah Negara terkorup, termiskin, terkumuh dan ter…….lainnya didunia. Dua puluh tahun kemudian bahkan hari ini kita lihat China adalah raksasa ekonomi di dunia. Mengapa semua itu bisa terjadi?

Deng Xioping dan Zhu Rong Ji memulai pemerintahannya dengan mengumpulkan semua cerdik pandai negeri China untuk mencari satu kalimat yang bisa merubah rakyat dan bangsa China yang sangat terpuruk saat itu. Setelah melakukan diskusi dan perdebatan panjang ditemukan satu kata ajaib yang kelak berhasil merubah rakyat dan bangsa China. Kata itu adalah,”TIDAK ADA MAKAN SIANG YANG GRATIS !.” Ya untuk mendapatkan makan rakyat harus bekerja. Slogan ini terus dikumandangkan ke seluruh rakyat China hingga mampu menggerakkan rakyat untuk terus bergerak dan berubah menjadi lebih baik.

Hari ini dengan seruan AYO MANDIRI, kami ingin menggerakkan rakyat dan bangsa Indonesia untuk maju berbuat, membebaskan diri mereka sendiri dari kemiskinan dan kebodohan. Kami mulai dengan sebuah seruan AYO MANDIRI. Dan kami percaya apabila semua rakyat mengumandangkan seruan yang sama akan membentuk sebuah harmoni dan gelombang perubahan yang besar.

Seruan saja tidak cukup, harus ada aksi nyata. Untuk itu pembentukan KADER MANDIRI dengan POSKO MANDIRI di setiap sEKOLAH, Universitas, Lingkungan Masyarakat dan Lingkungan Perkantoran akan mempercepat lahirnya MASYARAKAT MANDIRI dan BANGSA MANDIRI.

Kami percaya dengan izin Allah dan dukungan SELURUH RAKYAT iNDONESIA, kita akan mampu melakukan ini semua.

Mari dukung Gerakan Nasional AYO MANDIRI dengan begabung sebagai KADER MANDIRI serta membentuk Keluarga Mandiri dilingkungan kita sekarang juga !

Valentino Dinsi, SE, MM, MBA (081514144583)
Koordinator GerNas AYO MANDIRI

Catatan:

1. KADER MANDIRI adalah orang atau pribadi yang ingin mandiri dengan memiliki usaha sendiri walaupun kecil. Mereka adalah para pengusaha, pekerja atau karyawan, mahasiswa dan pelajar, ibu rumah tangga atau siapa saja yang ingin hidup lebih mandiri

2. Aktivitas KADER MANDIRI adalah menjalankan usaha mereka sehari-hari dan tetap belajar bagaimana meningkatkan usaha mereka agar lebih maju serta mengajarkan pengalaman dan ilmu mereka kepada orang lain

3. Sekretariat Gerakan Nasional AYO MANDIRI berfungsi sebagai katalisator penggerak KADER MANDIRI dengan memberikan modul-modul pelatihan dan bimbingan serta pendampingan secara Gratis kepada masyarakat.

4. Apabila saudara peduli dan ingin menjadi KADER MANDIRI, Kirimkan Nama Lengkap # Alamat Lengkap dgn Kode Pos # Telp dan HP ke email valentino_dinsii@yahoo.com sebagai wujud kepedulian kita pada masyarakat dan bangsa Indonesia

5. Terimakasih untuk meneruskan email ini ke teman-teman kita yang lain

Sekretariat Gerakan Nasional AYO MANDIRI !
Jl.Kelapa Dua Wetan Raya 7 B
Ciracas – Cibubur, Jakarta Timur
Telp/Fax. (021) 8706396
Email: valentino_dinsi@yahoo.com

Contact Info
Email:
Office:
LET’S GO INDONESIA FOUNDATION
Location:
Jl.Kelapa dua Wetan Raya 7 B Ciracas – Cibubur
Jakarta, Indonesia

Tanggung Jawab Seorang Anak

Friday, 12 June 2009, 17:45 | Category : Uncategorized
Tags :

Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan ” PERBUATAN LUAR BIASA “. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya kanak-kanak yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.

Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.

Sejak ia berusia 10 tahun ( tahun 2001 ) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Sejak itu Zhang Da, demikian nama anak itu, hidup dengan sang ayah yang tidak bekerja, tidak bisa berjalan dan sakit-sakitan.

Ia masih terlalu kecil untuk memikul tanggung jawab yang berat itu, namun ia tetap berjuang. Ia bersekolah dengan berjalan kaki melewati hutan kecil. Karena tidak sarapan, diperjalanan itu ia makan daun-daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang ia mencoba memakan sejenis jamur atau rumput, sehingga ia tahu mana yang masih bisa diterima lidahnya dan mana yang tidak. Pulang sekolah, ia bekerja membelah batu-batu besar. Upah sebagai tukang batu digunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk ayahnya.

Setiap hari ia menggendong ayahnya kekamar mandi, menyeka dan juga memandikan ayahnya. Ia membeli beras dan membuatkan bubur untuk makan ayahnya. Segala urusan ayahnya lainnya pun ia yang mengerjakannya sendirian.

Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengobati sang ayah. Ia pun belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Ia mempelajari bagaimana seorang suster memberikan suntikan. Setelah merasa mampu, ia sendiriyang menyuntik ayahnya.

Ketika acara penganugerahan penghargaan tersebut berlangsung, pembawa acara bertanya apa yang diinginkan Zhang Da ” Apakah uang atau lainnya. Disini ada banyak pejabat, pengusaha, juga ada ratusan juta penonton telivisi, mereka bisa membantu mu!”  Namun apa yang dikatakan Zhang Da sungguh mengejutkan siapapun, ia hanya berkata, ” Aku hanya ingin Mama ku kembali!.”

Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.

Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya. Ada anak yang sudah sekolah di SD masih disuapi, dan memakai bajupun masih dibantu.

Potensi anak sering muncul justru ketika ditempa kesulitan, jika langkah anak selalu dimudahkan maka kreatifvitas dan daya juangnya pun tidak akan tumbuh. Oleh karena itu, ada pepatah mengatakan, ” JANGAN MUDAHKAN HIDUP ANAK HARI INI, UNTUK MENYULITKANNYA DI KEMUDIAN HARI.”

Oleh : Ida S Widayanti

Sumber : Suara Hidayatullah, Desember 2008 | Dzulhijah 1429 | www.hidayatullah.com

Pesan yang bisa dipetik dari artikel diatas adalah bahwa Zhang Da adalah seorang anak yang tidak materek    ( materialistis ) Dia juga anak yang tidak egois, dia lebih mengutamakan kebahagiaan orang lain. Saya rasa susah mencari tipe anak seperti Zhang Da dijaman sekarang….. ketika didepan mata dia bisa mendapatkan apa saja yang dia minta…. tapi seorang Zhang Da yang berhati bersih, suci dan mulia justru tidak memilih materi….. Dia lebih memilih kebahagiaan yang utuh….. Kebahagiaan yang hakiki untuk hidupnya dan ayah nya tercinta.

Kalo kita temui orang tua berjuang untuk anaknya itu hal biasa…… tapi kalo kita temui seorang anak berjuang untuk orang tuanya itu baru LUUUAAAR  BIAASA !!!

Saya ingin bertanya apa kesan Anda setelah membaca artikel diatas?….. Silahkan tulis dikolom komentar dibawah ini.