Aku Ingin Menang…. Don’t Just Dreaming, Start Action.!!!

=> Video entry for The World Bank Essay and Video Competition 2010-Youth Unemployment submitted by Panji Suntara. Writer thinks that many young people doesn’t have confidence to make their own business because of various reasons. Habibie Afsyah used as role model in this video to motivate other young people to revive from unemployment issue, becuae every young people have potential to solve the problem as long as they can open their mind, be patient, and have strong willingness to move forward. Habibie with his physical disability can prove it.

Beberapa minggu lalu aku buat postingan tentang lomba di World Bank. Diatas aku share hasil video rekaman yang telah ikut dilombakan. Anda juga bisa mengakses beberapa video milik peserta sesama dari Indonesia maupun dari negara-2 lain. Silahkan menikmatinya dan juga bisa anda buat estimasi sendiri kira-2 negara mana yang layak memenangkan lomba ini.

Tentu saja tidak munafik,  aku ingin menang.

Dibawah ini postingan terdahulu :

http://sosbud.kompasiana.com/2010/03/19/habibie-ikut-lomba-di-world-bank/

http://umum.kompasiana.com/2010/02/20/dont-just-dreaming-start-action/

Mohon doa restu Anda…. Thank’s.

Bunuh Diri Bergeser ke Usia Produktif

Aku sangat prihatin bahkan sedih melihat kondisi saat ini dimana pengangguran dikalangan para entelektual  muda makin meningkat. Lihat saja setiap ada iklan tentang lowongan kerja dibuka, maka ribuan bahkan puluhan ribu kalangan muda terdidik ( S1 ) akan berduyun-duyun datang untuk mengadu nasib. Siapa tau bisa meraih peluang yang ada.


Suatu hari diperjalanan ku dari Jakarta-Magelang buat iseng isi waktu diperjalanan aku beli harian Kompas terbitan Rabu 23 Februari 2010. Buka sana buka sini ketemu sebuah artikel menarik dibawah ini, tentang bunuh diri yang terjadi dikalangan remaja. Disamping ini aku lampirkan berita/artikel dari harian Kompas dimaksud berjudul : Bunuh Diri Bergeser Pada Usia Produktif. Sungguh memprihatinkan ya? Ternyata Indonesia juga sudah kena dampaknya.

Sekitar pertengahan Februari 2010 ada email masuk ke akun Facebook anak ku dari seseorang yang belum aku kenal, namanya Panji Suntara.  Kami sempat bertegur sapa dan saling memperkenalkan diri via email, komunikasi pun berlanjut by phone. Ngomong-ngomong lebih lanjut mas Panji seorang produser film spesial  lomba-2 ilmiah untuk kejuaraan dunia ingin menjadikan anakku menjadi roll model filmnya.  Habibie menyetujui, saya dan mas Panji membuat kesepakatan untuk menjalin kerja sama.

Singkat cerita,  mas Panji ingin membuat film layanan masyarakat berdurasi paling lama 2 menit, yang rencananya akan dilombakan di World-Bank. Alhamdulillah Habibie terpilih menjadi roll model…. wah kaget juga lo. To the point saja ya,  mas Panji itu sedang cari-2 figur seorang anak muda yg mandiri…… kemana lagi kalo gak tanya ke Om Google. Akhirnya ketemulah sosok Habibie Afsyah disana, yang menurut penilaian mas Panji cocok dengan figur yang diinginkannya.Sengaja mas Panji mengambil roll model seorang Habibie yang walaupun dalam kondisi penuh keterbatasan namun tetap berjuang dalam hidupannya  menjadi manusia yang mandiri. Ada pesan moral yang ingin disampaikan oleh Mas Panji sebagai produser untuk menjawab situasi yang terjadi saat ini. Bahwa seorang Habibie yang nota bene lemah namun masih punya  kekuatan dan kemampuan untuk menjalani hidup mandiri. Dijaman yang serba sulit ini untuk menata hidupnya dimasa yang akan datang lebih baik lagi.

Harapan produser semoga orang-2 yang nasibnya lebih baik dan diberikan nikmat serta kesempurnaan fisik, lebih berani menghadapi tantangan dan tuntutan jaman. Kita tidak sendirian dalam kesulitan, tengoklah mereka yang hidupnya kurang beruntung tapi berani melawan arus kehidupan yang sedang tidak berpihak ini.

Cerita punya cerita, konon katanya dunia sedang prihatin menghadapi keadaan yang sangat tidak kondusif, dengan maraknya pengangguran yang sedang melanda dunia. Ternyata tidak hanya di Indonesia saja hal ini terjadi bahkan negara-2 maju dan negara industri pun juga mengalaminya. Tentu saja hal ini membuat pihak-2 tertentu tidak bisa tinggal diam. Badan dunia WHO dan World-Bank pun sangat peduli dan mencari solusi untuk mengatasinya. Terlebih bagi Negara-2 berkembang mendapat perhatian yang lebih besar, mengingat angka pengangguran justru terjadi pada usia-2 muda dan produktif.

Kabar buruknya lagi bahkan angka bunuh diri dikalangan remaja atau anak muda meningkat tajam, ada kabar sampai terjadi bunuh diri masal dikalangan remaja yang putus asa.

Ayolah kawan rapatkan barisan, kuatkan iman dan kemauan mu dengan terus bekerja keras dan berpikir cerdas untuk merubah dan meraih kehidupan lebih baik.

Harapan ku semoga film ini memperoleh penghargaan tertinggi di kancah lomba Bank Dunia (World-Bank). Mengingat lomba tahun 2009 juga dimenangkan oleh Indonesia dengan tema Global Warming.

KLIK saja :  http://sosbud.kompasiana.com/2010/03/19/habibie-ikut-lomba-di-world-bank/

Insya Allah….. BE NUMBER 1….. Mohon doa restu Anda semua.

Sebarkan Tulisan ini :

Tanggapan Tulisan

19 Maret 2010 13:55
0

Ibu Habibie… bravo! Semoga menang ya. Bagaimana kabar Ibu dan berbagai anak asuh yang selalu dibimbing tanpa lelah?
Salam hangat Kompasiana !

19 Maret 2010 14:05
0

saya kira BJ habibie :)

19 Maret 2010 15:41
0

@ Linda : Hallo ibu Linda makasih komennya, mohon doanya ya bisa menang. Maklum pesaingnya dari negara lain pasti juga hebat-2. Alhamdulillah Bu mereka masih terus berjuang u/bisa mandiri.
Salam Kompasiana juga.

19 Maret 2010 15:44
0

@ Tarzanningrat : Iya pak Tarzan saya lg coba-2 praktek membuat judul yg menjebak seperti tulisan teman-2 Kompasianer lain. Learning by doing, gitu.

Kelemahanku adalah kekuatanku

Cita-2 dimasa kecilnya ingin jadi sastrawan telah dibuktikannya. Dengan terbitnya sebuah buku tipis yang masih sederhana dan jauh dari sempurna. Tapi bukankah langkah seribu juga diawali dengan langkah pertama? Dan bukankah kesempurnaan akan dicapai dengan belajar dan berlatih dengan terus membiasakan diri dari karya-karya yang selalu dihasilkan? Tidak ada sesuatu yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Begitu pikirku atas terbitnya buku perdana karya anak  ku.

Ingin tau bagaimana dia menulis bukunya? Lihatlah gambar disamping ini.  Habibie

menulis bukunya dalam waktu 2 bulan Mei – Juni setelah belajar 2 bulan Maret-April 2009 di http://www.proaktif.biz .Silahkan KLIK :http://www.facebook.com/note.php?note_id=72692878429

Setiap malam dia menulis di HP nya (Dopod) dari jam 21.30-24 kalo sudah banyak baru dipindah ke MS Word kemudian dikirim via email pada Editornya mas Andry Kristiawan dan Yustina Koen. Tentu saja Habibie harus kerja keras untuk merampungkan karyanya dengan cara yang berbeda dengan anda yang sehat. Anda bisa menulis dimeja atau pun mengetik dikomputer ato di laptop.  Semoga  buku ini bisa memberikan sumbangan pemikiran, wawasan dan memotivasi anda dan banyak  orang lain. Bahwa Habibie yang penuh keterbatasan masih bisa berkarya apa lagi anda dan mereka yang dikarunia fisik sempurna dan sehat…. Anda juga pasti bisa.!!!

Kondisi Habibie saat ini terus menurun. Dokter bahkan menyatakan kalau ia sekarang menderita Skoliosis (kelainan pada otot yang menyebabkan badan melengkung menyerupai huruf S), tiposis (dada ke depan), anthropi (tangan kiri sudah tidak berfungsi), serta kelumpuhan pada kedua kaki. Alat geraknya yang masih berfungsi adalah jari telunjuk tangan kanannya, dan dengan jari inilah ia mengetik, menuliskan naskah bukunya, serta berkelana di dunia maya (internet). Saat ini pernafasannya masih berfungsi dengan baik, hanya saja kalau posisi duduknya tidak nyaman, ia dapat terus terbatuk-batuk.

Sering kita perhatikan, manusia yang memiliki kesempurnaan fisik belum tentu memiliki semangat sebesar yang dimiliki oleh mereka mereka yang memiliki keterbatasan. Mungkin karena mereka tidak menemukan kesulitan dalam banyak hal, sehingga fighting spirit itu tidak terlalu memotivasi dalam mencapai apa yang diimpikan.

Tuhan tidak pernah sia sia memberikan sesuatu, menciptakan sesuatu dan mengambil sesuatu.

Sumber : Gantyo Koespradono & Kick Andy.

Ayo nge-Blog

Aug 07 2009


Ditulis Oleh : iLm@N | Pada Jam 10:08 | dilihat 286 kali |
WP Greet Box icon

Selamat datang di Ayo ngeBlog! Kalau tulisan ini menarik, coba deh, masukin alamat email kamu di sini. Selain itu, bagus juga lho, kalo kamu berlangganan lewat RSS.. Selamat membaca!

Semakin banyak saja blogger yang membuat buku ya.. Apa yang dua tahun lalu ditulis di Ayo ngeBlog! ternyata semakin jadi kenyataan belakangan ini.

Awalnya tren blogger jadi penulis buku diawali oleh Raditya Dika dengan seri Kambing Jantannya. Lalu beberapa tahun kemudian, yaitu tahun ini, diteruskan beberapa bulan lalu oleh Ndorokakung yang meluncurkan buku Ngeblog dengan Hati, yang isinya tentang…. hmmm.. saya lupa kalo saya belum punya bukunya :D

Ini resensi dari Blog Mas Amril:

“Benang Merah” yang bisa saya tarik dari buku ini adalah, Ndoro secara tegas, baik secara implisit maupun eksplisit, menyatakan bahwa Konten atau isi adalah inti kekuatan dari blog. Sentuhan hati melalui isi tulisan pada posting-posting di blog, sesederhana atau secanggih apapun bentuk blognya menjadi daya tarik sebuah blog. Namun, kata Ndoro seperti yang diungkap di bagian belakang buku ini,” Mengisi blog bukan seperti ikut lomba lari jarak pendek; melejit begitu bendera start dikibaskan untuk berhenti segera dalam tempo singkat. Mengelola blog itu ibarat lari maraton, mungkin lebih jauh lagi. Begitu mulai, kita tak perlu bergegas. Atur kecepatan dan napas, juga irama. Perjalanan begitu panjang. Kita tak perlu buru-buru berhenti.”

Terus-terus, setelah ndorokakung, ada juga mas Pitra Satvika yang bikin buku judulnya E-Narcism, Gaul dan Eksis di Internet. Belum baca juga sih, tapi intinya isinya tentang bagaimana kita memanfaatkan social media (kaya Blog, Facebook, Twitter, Forum, dsb), untuk membangun eksistensi kita di dunia maya.

Buku “E-Narcism, Gaul dan Eksis di Internet” ini membahas tentang semua hal itu. Buku ini bercerita bagaimana kita bisa memanfaatkan social media untuk membangun eksistensi diri kita di ranah maya. Blog, forum internet, situs-situs Web 2.0 lain, bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin. Buku ini juga membahas batasan antara kejujuran kita saat aktif di internet dan kerahasiaan pribadi yang harus kita jaga. Tidak semua orang punya niat baik saat beraktivitas di ranah maya. Meski kita ingin gaul dan eksis, bukan berarti kita lalu abai akan faktor kehati-hatian.

Buku ini menekankan pula pada pentingnya memberikan kontribusi konten bermuatan positif di ranah maya. Positif dalam artian bermanfaat dan memberikan nilai lebih bagi pembacanya, seperti penulisan pengalaman atau kompetensi diri di blog, menggalang kepedulian sosial yang melibatkan banyak orang melalui blog dan Facebook, serta bagaimana kita mempromosikannya.

Naah, ada lagi nih yang paling baru.. Dari warga Kompasiana, blog citizen journalism-nya Kompas, ada satu blogger yang tulisan-tulisan dari blog-nya diangkat jadi buku.. Lebih spesial, karena beliau lebih dari sekedar rakyat Indonesia biasa, melainkan purnawirawan jenderal, mantan Kepala Staf Angkatan Udara RI, pak Chappy Hakim. Awal Agustus ini, dia meluncurkan bukunya yang berjudul Cat Rambut Orang Yahudi. Yang spesial juga, Pak Chappy Hakim juga mendapat sertifikat Rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai Marsekal/Jenderal pertama yang tulisan di blog diterbitkan menjadi buku.

Terus terakhir, bocoran aja sih dari Mas Amril, katanya nanti bakal ada beberapa blogger lain dari Kompasiana yang bakal diterbitkan bukunya.. Tetap, diangkat dari tulisan-tulisan di blognya. Wah, ga sabar nih..

Jadi, kesimpulan tulisan ini adalah: Pertama: Saya harus membeli dan membaca tiga buku yang udah disebutin di atas: Ngeblog dengan Hati, E-Narcism, Gaul dan Eksis di Internet, dan Cat Rambut Orang Yahudi. Kenapa harus? Ya karena unsur setia kawan, mereka teman-teman saya (ga kenal sama pak Chappy sih, tapi teman sesama blogger boleh kan? :D ). Nggak juga ding, buku-bukunya juga sangat menarik buat dibaca. Juga buat kado sepertinya bisa juga ya?

Kedua: Buku yang ditulis oleh blogger, atau diangkat dari tulisan-tulisan di blog, tampaknya sudah semakin populer.. Jadi, adakah di antara teman-teman yang mau ikutan? :)

Popularity: 2% [?]

Suka dengan Ayo ngeBlog?

Share on Facebook

Komentar

Tampilkan foto / icon (gravatar) kamu di samping komentar. Bagi yang belum daftar silahkan daftar dulu di situs gravatar. Berlaku secara global di seluruh web / blog yang menyediakan fasilitas gravatar.

*******************************************************************************************************

Puspita W
9 August 2009 | 20:11 |
Gravatar Icon
Suatu saat gurupun mampu menulis buku dari pengalaman ngeblog. Amin.

arista
10 August 2009 | 11:08 |
Gravatar Icon
BISA NGGAK YA AKU SEPERTI MEREKA

Blogger Ingusan
11 August 2009 | 8:44 |
Gravatar Icon
Aku baru aja coba bikin buku nih, tapi masih ebook lho.. & masih sangat sederhana… :-)

Andryan
18 August 2009 | 19:52 |
Gravatar Icon
Pingin nih jadi salah satunya… Hahahaha…!

Campus
10 September 2009 | 4:42 |
Gravatar Icon
Ada gak yang dari penulis buku terus jadi blogger :)
Apa Komentar Kamu ?