Apr 10, 2009

Posted by admin in Motivasi | 0 Comments

Hadiah Buat Bunda

Hadiah untuk Bunda.

Alkisah ada seorang Ibu yang suaminya telah meninggal dunia lebih dari 20 tahun silam. Dia hidup bersama 4 orang anaknya yang semua laki-laki.  Mereka berlima sangat bahagia walau hidup dalam  kesederhanaan. Sang Ibu rajin berdagang,  dan anak-anaknya yang rajin pula membantu. Tak heran  para tetangga iri melihatnya. Sungguh  keluarga yang harmonis dan mandiri.

Sang Ibu yang single parent itu adalah pejuang yang gigih, tidak hanyut dalam duka sepeninggal Suaminya. Dia tetap semangat mengemban amanah menerima tanggung jawab besar akan masa depan anak-anaknya. Tak kenal lelah juga pandai mengelola usaha.  Dengan bekerja  cerdas,  dia mampu mengantar ke 4 putranya menjadi anak-anak yang berhasil dalam pendidikan. semua puteranya berhasil menjadi sarjana lulusan perguruan tinggi negeri ternama.  Sungguh ini adalah keluarga yang sukses mengubah dan meningkatkan harkat dan martabat keluarga. Mereka telah  mengubah  kehidupan  dari  masa depan suram ( madesur ) menjadi masa depan gemilang ( Madegem ). Yah mereka telah merubah kehidupannya.

  1. Latif adalah Anak pertama, seorang pengusaha sukses. Pemilik toko swalayan besar dan ternama yang memiliki banyak cabang dikota-kota besar. Berkantor pusat dinegara tetangga.
  2. Anak kedua bernama Teguh, seorang Profesor dan Guru Besar di Fakultas Kedokteran. Perguruan tinggi negeri bergengsi, dinegeri ini dan juga Ahli Bedah Syaraf kondang.  Banyak sekali pasiennya dikenal sebagai dokter bertangan dingin.
  3. Anak ketiga Mariono, seorang pengusaha muda sukses dan pemilik hotel bintang 5.  Pengelola puluhan gedung bioskop/theater dan karaoke. Yang ternama dan maju usahanya, ada beberapa hotelnya yang beroperasi diluar negeri. Dia biasa dipanggil dengan Mr. Mario Bros oleh teman-temannya.
  4. Anak ke empat Salim adalah seorang TKI (Tenaga Kerja Indonesia ) dibidang perminyakan di negara Teluk.  Menduduki posisi strategis disebuah perusahaan asing besar, yang bergerak dibidang eksplorasi minyak bumi milik negerinya Pangeran Charles.

Sengaja mereka merancang liburan besar pulang kampung, temu kangen tanda kecintaan dan baktinya kepada Sang Bunda. Bernostalgia mengulang kebersamaan dan kebahagiaan, dimasa kanak-kanaknya yang tidak mudah dilupakan. Tidak lupa pula mereka masing-masing membelikan hadiah pada Sang Bunda. Yang telah berjasa mengantar mereka, meraih kehidupan yang mapan. Mereka ingin membalas budi  sang  Bunda dengan membelikan hadiah-hadiah istimewa dan mahal, untuk membahagiakannya dihari tua.

Liburan telah berlalu, mereka telah pulang kenegara masing-2 dan kota tempat tinggalnya. Kini tinggal Sang Bunda sendiri lagi merajut hari-harinya, sambil menikmati hadiah dari anak-2nya. Beliau menulis email kepada ke 4 putranya :

  • Kepada Latif putra tertua, Bunda menyampaikan ucapan bahwa : Beliau sangat bangga pada Latif sebagai anak tertua yang bisa menjadi contoh dan panutan adik-2nya. Juga ucapan terima kasih atas hadiah rumah besar dan megah. Namun sayang, rumah itu terlalu basar dan terlalu mewah baginya, Katanya : “ Bunda hanya memerlukan satu kamar saja cukup Nak “ yang lain hanya menjadi beban karena Bunda harus membersihkannya.

  • Kepada Teguh anak kedua, Bunda menyampaikan rasa syukurnya.  Setiap saat beliau panjatkan  doa kepada Allah, agar terus melayani mahasiswa serta pasiennya dengan baik.  Siapa pun dia, yang mampu maupun yang tidak mampu. Ini adalah amal jariah yang sangat mulia buat mu Nak, dan ucapan terima kasihnya, Sebuah Merci terbaru hadiahnya, maaf Bunda tidak bisa menggunakan dan menikmatinya. Penyakit osteoporosis dan asam urat telah menggerogoti tulang-tulang persendian,  jadi Bunda lebih nyaman tinggal dikamar saja. Sopir yang setiap bulan kamu kirimi gajinya, sudah Bunda berikan padanya. Tugasnya setiap hari hanya memanaskan mesin dan mengelapnya.

  • Mariono anak ketiganya, yang biasa dia panggil Mario. Bunda berpesan jangan lupa salat dan pusanya, walau sesibuk apapun. Kegiatan dan urusan dunia,  tapi jangan korbankan akhiratnya. Sekali lagi utamakan ibadah Nak. Oiya hadiah seperangkat karaoke dan Home Theater yang kamu berikan tidak pernah Bunda setel/gunakan. Bunda malas nonton sendirian dan mubazir kalo disetel karena kapasitas untuk 20 orang. Lagian teman-teman Bunda yang dulu hobby nyanyi dan nonton, mereka banyak yg sudah mati. Sementara yang masih hidup, banyak pula yang sudah budeg/tuli dan matanya juga sudah kabur. Maafkan ya Nak, untuk mengurangi beban merawatnya semua Bunda masukan kedalam dos nya lagi…. Terima kasih atas perhatian mu Nak.

  • Kepada Salim, yg memberikan hadiah Ponsel-Quran. Bunda mengucapkan : ” Kamu sangat bijak Nak. Hadiah dari mu, sangat bermanfaat buat Bunda. Sudah  lama Bunda tidak bisa pergi-pergi, sekali pun hanya kepengajian. Dengan hadiah Ponsel-Quran itu, Bunda tetap bisa mengaji. Mendengarkan muratal yg membacakan ayat-2 suci Al Qur’an. Kapan saja Bunda mau. Kadang kalo Bunda, sedang rindu akan nikmatnya berumroh dan berhaji, sengaja Bunda dengarkan Manasik Haji dan Al Asma Al Husna. Batapa indah dan nikmatnya, bisa terbayang dipelupuk mata. Ponsel-Quran betul-betul, Bunda rasakan sebagai sahabat setia…… Ingin tahu dan melihat sahabat setiaku “ KLIK SAJA DISINI.

Bunda bisa bertanya, tentang arti hidup dan kehidupan dari Tafsir dan Hadis yang ada dikonten-kontennya. Kala Bunda ingin tahu berita-berita hangat yang sedang in, Bunda bisa mendengarkan dari fasilitas Layanan Tambahan di Radio FM. Tidak hanya itu Nak, Bunda juga bisa mendengarkan lagu-lagu kesayangan Bunda dan ( alm ) Ayah mu. Dari fasilitas MP3 yg tersedia.  Hebatnya lagi Nak, Ponsel-Quran, sangat bermanfaat buat untuk berkomunikasi. Doble SimCard nya dua-duanya.

Pesan Bunda, bersegeralah menunaikan ibadah haji Nak. Untuk menyempurnakan ibadah mu, walau sudah ber-Umroh namun ber-Haji lebih utama…… Sekali lagi terima kasih anakku…… Sun sayang Bunda.

Pengunjung blog www.ibuhabibie.com, yang ingin punya sahabat setia sebuah Ponsel-Quran. Dengan konten utamanya, Al Qur’an 30 Juz 114 surat.  KLIK saja situs dibawah ini.

http://www.ponsel-quran.com/

Leave a Reply