Bunuh Diri Bergeser ke Usia Produktif

Aku sangat prihatin bahkan sedih melihat kondisi saat ini dimana pengangguran dikalangan para entelektual  muda makin meningkat. Lihat saja setiap ada iklan tentang lowongan kerja dibuka, maka ribuan bahkan puluhan ribu kalangan muda terdidik ( S1 ) akan berduyun-duyun datang untuk mengadu nasib. Siapa tau bisa meraih peluang yang ada.


Suatu hari diperjalanan ku dari Jakarta-Magelang buat iseng isi waktu diperjalanan aku beli harian Kompas terbitan Rabu 23 Februari 2010. Buka sana buka sini ketemu sebuah artikel menarik dibawah ini, tentang bunuh diri yang terjadi dikalangan remaja. Disamping ini aku lampirkan berita/artikel dari harian Kompas dimaksud berjudul : Bunuh Diri Bergeser Pada Usia Produktif. Sungguh memprihatinkan ya? Ternyata Indonesia juga sudah kena dampaknya.

Sekitar pertengahan Februari 2010 ada email masuk ke akun Facebook anak ku dari seseorang yang belum aku kenal, namanya Panji Suntara.  Kami sempat bertegur sapa dan saling memperkenalkan diri via email, komunikasi pun berlanjut by phone. Ngomong-ngomong lebih lanjut mas Panji seorang produser film spesial  lomba-2 ilmiah untuk kejuaraan dunia ingin menjadikan anakku menjadi roll model filmnya.  Habibie menyetujui, saya dan mas Panji membuat kesepakatan untuk menjalin kerja sama.

Singkat cerita,  mas Panji ingin membuat film layanan masyarakat berdurasi paling lama 2 menit, yang rencananya akan dilombakan di World-Bank. Alhamdulillah Habibie terpilih menjadi roll model…. wah kaget juga lo. To the point saja ya,  mas Panji itu sedang cari-2 figur seorang anak muda yg mandiri…… kemana lagi kalo gak tanya ke Om Google. Akhirnya ketemulah sosok Habibie Afsyah disana, yang menurut penilaian mas Panji cocok dengan figur yang diinginkannya.Sengaja mas Panji mengambil roll model seorang Habibie yang walaupun dalam kondisi penuh keterbatasan namun tetap berjuang dalam hidupannya  menjadi manusia yang mandiri. Ada pesan moral yang ingin disampaikan oleh Mas Panji sebagai produser untuk menjawab situasi yang terjadi saat ini. Bahwa seorang Habibie yang nota bene lemah namun masih punya  kekuatan dan kemampuan untuk menjalani hidup mandiri. Dijaman yang serba sulit ini untuk menata hidupnya dimasa yang akan datang lebih baik lagi.

Harapan produser semoga orang-2 yang nasibnya lebih baik dan diberikan nikmat serta kesempurnaan fisik, lebih berani menghadapi tantangan dan tuntutan jaman. Kita tidak sendirian dalam kesulitan, tengoklah mereka yang hidupnya kurang beruntung tapi berani melawan arus kehidupan yang sedang tidak berpihak ini.

Cerita punya cerita, konon katanya dunia sedang prihatin menghadapi keadaan yang sangat tidak kondusif, dengan maraknya pengangguran yang sedang melanda dunia. Ternyata tidak hanya di Indonesia saja hal ini terjadi bahkan negara-2 maju dan negara industri pun juga mengalaminya. Tentu saja hal ini membuat pihak-2 tertentu tidak bisa tinggal diam. Badan dunia WHO dan World-Bank pun sangat peduli dan mencari solusi untuk mengatasinya. Terlebih bagi Negara-2 berkembang mendapat perhatian yang lebih besar, mengingat angka pengangguran justru terjadi pada usia-2 muda dan produktif.

Kabar buruknya lagi bahkan angka bunuh diri dikalangan remaja atau anak muda meningkat tajam, ada kabar sampai terjadi bunuh diri masal dikalangan remaja yang putus asa.

Ayolah kawan rapatkan barisan, kuatkan iman dan kemauan mu dengan terus bekerja keras dan berpikir cerdas untuk merubah dan meraih kehidupan lebih baik.

Harapan ku semoga film ini memperoleh penghargaan tertinggi di kancah lomba Bank Dunia (World-Bank). Mengingat lomba tahun 2009 juga dimenangkan oleh Indonesia dengan tema Global Warming.

KLIK saja :  http://sosbud.kompasiana.com/2010/03/19/habibie-ikut-lomba-di-world-bank/

Insya Allah….. BE NUMBER 1….. Mohon doa restu Anda semua.

Sebarkan Tulisan ini :

Tanggapan Tulisan

19 Maret 2010 13:55
0

Ibu Habibie… bravo! Semoga menang ya. Bagaimana kabar Ibu dan berbagai anak asuh yang selalu dibimbing tanpa lelah?
Salam hangat Kompasiana !

19 Maret 2010 14:05
0

saya kira BJ habibie :)

19 Maret 2010 15:41
0

@ Linda : Hallo ibu Linda makasih komennya, mohon doanya ya bisa menang. Maklum pesaingnya dari negara lain pasti juga hebat-2. Alhamdulillah Bu mereka masih terus berjuang u/bisa mandiri.
Salam Kompasiana juga.

19 Maret 2010 15:44
0

@ Tarzanningrat : Iya pak Tarzan saya lg coba-2 praktek membuat judul yg menjebak seperti tulisan teman-2 Kompasianer lain. Learning by doing, gitu.

Kelemahanku adalah kekuatanku

Cita-2 dimasa kecilnya ingin jadi sastrawan telah dibuktikannya. Dengan terbitnya sebuah buku tipis yang masih sederhana dan jauh dari sempurna. Tapi bukankah langkah seribu juga diawali dengan langkah pertama? Dan bukankah kesempurnaan akan dicapai dengan belajar dan berlatih dengan terus membiasakan diri dari karya-karya yang selalu dihasilkan? Tidak ada sesuatu yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Begitu pikirku atas terbitnya buku perdana karya anak  ku.

Ingin tau bagaimana dia menulis bukunya? Lihatlah gambar disamping ini.  Habibie

menulis bukunya dalam waktu 2 bulan Mei – Juni setelah belajar 2 bulan Maret-April 2009 di http://www.proaktif.biz .Silahkan KLIK :http://www.facebook.com/note.php?note_id=72692878429

Setiap malam dia menulis di HP nya (Dopod) dari jam 21.30-24 kalo sudah banyak baru dipindah ke MS Word kemudian dikirim via email pada Editornya mas Andry Kristiawan dan Yustina Koen. Tentu saja Habibie harus kerja keras untuk merampungkan karyanya dengan cara yang berbeda dengan anda yang sehat. Anda bisa menulis dimeja atau pun mengetik dikomputer ato di laptop.  Semoga  buku ini bisa memberikan sumbangan pemikiran, wawasan dan memotivasi anda dan banyak  orang lain. Bahwa Habibie yang penuh keterbatasan masih bisa berkarya apa lagi anda dan mereka yang dikarunia fisik sempurna dan sehat…. Anda juga pasti bisa.!!!

Kondisi Habibie saat ini terus menurun. Dokter bahkan menyatakan kalau ia sekarang menderita Skoliosis (kelainan pada otot yang menyebabkan badan melengkung menyerupai huruf S), tiposis (dada ke depan), anthropi (tangan kiri sudah tidak berfungsi), serta kelumpuhan pada kedua kaki. Alat geraknya yang masih berfungsi adalah jari telunjuk tangan kanannya, dan dengan jari inilah ia mengetik, menuliskan naskah bukunya, serta berkelana di dunia maya (internet). Saat ini pernafasannya masih berfungsi dengan baik, hanya saja kalau posisi duduknya tidak nyaman, ia dapat terus terbatuk-batuk.

Sering kita perhatikan, manusia yang memiliki kesempurnaan fisik belum tentu memiliki semangat sebesar yang dimiliki oleh mereka mereka yang memiliki keterbatasan. Mungkin karena mereka tidak menemukan kesulitan dalam banyak hal, sehingga fighting spirit itu tidak terlalu memotivasi dalam mencapai apa yang diimpikan.

Tuhan tidak pernah sia sia memberikan sesuatu, menciptakan sesuatu dan mengambil sesuatu.

Sumber : Gantyo Koespradono & Kick Andy.

Don’t Just Dreaming Start Action

Sekitar pertengahan Februari 2010 ada email masuk ke Facebook anak ku dari seseorang yang belum aku kenal, namanya Panji Suntara.  Kami sempat bertegur sapa dan saling memperkenalkan diri via email.  Komunikasi pun berlanjut by phone, ngomong-omong lebih lanjut akhirnya aku & mas Panji membuat kesepakatan untuk menjalin kerja sama.

Singkat cerita,  mas Panji ingin membuat film layanan masyarakat berdurasi paling lama 2 menit, yang rencananya akan dilombakan di World-Bank. Alhamdulillah Habibie terpilih menjadi roll model…. wah kaget juga lo. To the point saja ya,  mas Panji itu sedang cari-2 figur seorang anak muda yg mandiri…… kemana lagi kalo gak tanya ke Om Google. Akhirnya ketemulah sosok Habibie Afsyah disana, yang menurut penilaian mas Panji cocok dengan figur yang diinginkannya.

Cerita punya cerita, konon katanya dunia sedang prihatin menghadapi keadaan yang sangat tidak kondusif, dengan maraknya pengangguran yang sedang melanda secara global. Ternya tidak hanya di Indonesia saja hal ini terjadi negara-2 maju dan negara industri pun juga mengalaminya. Tentu saja hal ini membuat pihak-2 tertentu tidak bisa tinggal diam. Badan dunia WHO dan World-Bank pun sangat peduli dan mencari solusi untuk mengatasinya. Terlebih bagi Negara-2 berkembang mendapat perhatian lebih besar mengingat angka pengangguran justru terjadi pada usia-2 muda dan produktif. Kabar buruknya lagi bahkan angka bunuh diri dikalangan remaja atau anak muda meningkat tajam, ada kabar sampai terjadi bunuh diri masal dikalangan remaja yang putus asa.

Dibawah ini aku lampirkan berita/artikel dari harian Kompas, 23 Februari 2010 yang berjudul : Bunuh Diri Bergeser Pada Usia Produktif. Sungguh memprihatinkan ya? Ternyata Indonesia juga sudah kena dampaknya. Sengaja mas Panji mengambil roll model seorang Habibie yang walaupun dalam kondisi penuh keterbatasan namun tetap berjuang dalam hidupannya  menjadi manusia yang mandiri. Ada pesan moral yang ingin disampaikan oleh Mas Panji sebagai produser untuk menjawab kondisi yang terjadi saat ini. Bahwa seorang Habibie yang nota bene lemah namun masih punya  kekuatan dan kemampuan untuk menjalani hidup mandiri. Dijaman yang serba sulit ini untuk menata hidupnya dimasa yang akan datang lebih baik lagi.

Harapan produser semoga orang-2 yang nasibnya lebih baik dan diberikan nikmat serta kesempurnaan fisik, lebih berani menghadapi tantangan dan tuntutan jaman. Kita tidak sendirian dalam kesulitan, tengoklah mereka yang hidupnya kurang beruntung tapi berani melawan arus kehidupan yang sedang tidak berpihak ini. Ayolah kawan kuatkan iman dan kemuan mu terus bekerja keras dan berpikir cerdas untuk merubah dan meraih kehidupan lebih baik. Bagaimana dengan Anda?

Harapan ku semoga film ini akan memperoleh penghargaan tertinggi di kancah lomba Bank Dunia ( World-Bank ). Mengingat lomba tahun lalu 2009 juga dimenangkan oleh Indonesia dengan tema Global Warning.!!!

Semoga….. Mohon doa restu Anda semua.

Kalau saja Anda mampu menjadi manusia LUAR BIASA, kenapa mau menjadi manusia biasa-biasa saja?

Hadirkan pribadi LUAR BIASA pada diri anda dan bergabunglah menjadi manusia-2
masa kini sesuai tuntutan jaman….. Jadi manusia biasa-biasa saja saat
sekarang tidak cukup…. Jadi manusia LUAR BIASA…. PILIHAN TEPAT.

VISI & MISI ANDALUARBIASA.COM

“Kita adalah bangsa yang luar biasa kaya dengan potensi.

Sebab itu, tidak ada alasan untuk hanya menjadi bangsa yang biasa-biasa saja.

Kita harus bergerak untuk menjadi bangsa yang makmur, maju, bermartabat, dan disegani.

Ya, kita harus menjadi bangsa yang luar biasa!!!”

Pada mulanya adalah testimoni-testimoni atau komentar-komentar yang kami terima perihal motivasi yang menjulang setelah membaca buku berjudul Anda Luar Biasa!!! karya Eni Kusuma (Fivestar, 2007). Bukan itu saja, sejumlah orang bahkan berterus-terang telah tergerak untuk menulis dan berbagi gagasan karena semangat dan kegigihan yang ditularkan oleh Eni melalui buku tersebut.

Hari berlanjut, terasa semakin banyak saja orang—khususnya kaum perempuan—yang tergugah kesadaran akan potensi diri mereka yang luar biasa, dan kemudian bertekad untuk mengembangkan diri. Kami tidak bisa menyebutkan angkanya, tapi kami mendengar dan merasakan betapa banyak orang yang tersentuh, terinspirasi, dan kemudian ingin berubah ke arah yang lebih maju, lebih baik, dan lebih matang dibanding hari-hari sebelumnya.

Belakangan, kami merasakan ada gejala yang mulai menyemai, bahwa keinginan untuk berbagi pemikiran, gagasan, pengalaman, dan wawasan itu bertambah besar. Ternyata, ada banyak talenta tersebar di Tanah Air ini, yang semestinya juga bisa memotivasi, menginspirasi, dan menggerakkan kita semua untuk selalu maju dan berkarya lebih baik lagi. Bukan itu saja, ternyata juga banyak mahasiswa kita yang sedang studi di luar negeri, terdorong untuk berbagi pengetahuan dengan terus menulis dan menyebarkannya ke khalayak melalui media internet.

Gejala tersebut bersambungan sekali dengan kondisi riil masyarakat dan bangsa kita saat ini, yang membutuhkan lebih dari sekadar evaluasi dan kritik, tetapi juga sangat membutuhkan ide-ide, gagasan-gagasan, dan pemikiran-pemikiran yang mengedepankan solusi. Barangkali kita semua sudah jenuh dengan berlimpahnya segala macam analisis dan kritik perihal bagaimana membangun serta mempercepat kemajuan bangsa ini. Namun, yang mungkin sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan bangsa ini adalah solusi-solusi yang muncul dari berbagai pemikiran dengan perspektif baru.

Untuk itulah, website AndaLuarBiasa.com ini kami hadirkan. Pertama-tama memang ditujukan untuk memberikan wadah bagi pemikiran-pemikiran baru dalam bentuk tulisan. Berikutnya, secara khusus website ini akan memberikan tempat utama kepada para kolomnis atau penulis perempuan, tanpa mengabaikan para penulis laki-laki pada umumnya. Justru para penulis laki-laki akan sangat dinantikan kontribusinya untuk memperkaya warna dan nuansa website ini.

Kami sediakan wesbite ini supaya para penulis, pemikir, motivator, trainer, atau kaum profesional perempuan bermunculan bak cendawan di musim hujan. Kami sengaja akan mengajak mereka untuk tidak hanya berpikir mengenai kaumnya sendiri, tetapi melihat semua upaya dan permasalahan kemajuan bangsa kita dari kacamata mereka. Sebab, sudah saatnya kaum perempuan mengambil posisi dan peran sentral dalam gerakan memberdayakan, mengasah, dan meningkatkan kualitas SDM bangsa ini.

Oleh sebab itu, dengan segala kerendahan hati, kami mengundang segenap pemikir, penulis, motivator, trainer, dan kaum profesional perempuan untuk bergabung di forum ini. Kami undang semua pihak dari berbagai golongan dan latar belakang, tanpa perkecualian, untuk berpartisipasi di sini. Bukan untuk apa selain untuk berbagi pengetahuan, wawasan, pengalaman, pemikiran, dan gagasan-gagasan baru Anda sekalian untuk Republik tercinta ini.

www.andaluarbiasa.com

Kami sudah gulirkan forumnya, dan semoga Anda sekalian tertarik untuk memeriahkannya. Selamat berbagi!

Salam Anda Luar Biasa!!!

Tangerang, 1 Januari 2009

Para Pemrakarsa:

Edy Zaqeus, Aleysius H. Gondosari, Eni Kusuma, Avanti Fontana, Sulmin Gumiri.

Basic Info
Name: www.andaluarbiasa.com
Category: Entertainment & Arts – Books & Literature.

Description:
Group para penulis, editor, dan para pengemar tulisan di website www.andaluarbiasa.com, sebuah website motivasi nirlaba dengan visi MEMBANGUN BUDAYA BERPIKIR POSITIF, KREATIF, DAN INOVATIF.

Update setiap minggu pada hari Senin/Selasa dengan menampilkan 12-15 tulisan terbaru dari kolomnis-kolomnis top.

Bergabung di sini lebih dari 16 Kolomnis Tetap dan 80 lebih Kolomnis Lepas. Kami nantikan partisipasi Anda untuk berbagi melalui tulisan.

Contact Info
Email:
Website: http://www.andaluarbiasa.com
Office:
Jl. Verbena Blok V-10 No.9, Graha Pratama – Citraraya, Tangerang
Location:
Jakarta, Indonesia