Internet Sehat

Berbagi Itu Indah


Teman-teman tahukah Anda, bahwa senyuman akan lebih berarti jika dibagikan. Kebahagiaan akan lebih bernilai jika diteruskan. Dan, kesuksesan akan lebih bermakna jika bisa diberikan kepada orang lain. Apakah Anda ingin membagi senyuman, kebahagiaan, dan kesuksesan kepada orang lain? Ya tentu saja jawabnya karena apapun yang kita bagikan pada orang lain tidak akan mengurangi apa yang kita miliki malah justru akan bertambah atas ridho Nya.
Berbicara tentang kesuksesan tidak semua orang paham bahwa sumber kesuksesan itu ada di dalam diri kita sendiri. Kemampuan kita mengeksplorasi potensi akan membawa kita pada seberapa tinggi tahapan keberhasilan yang bakal diperoleh. Semakin keras kita berusaha, tentu peluang sukses kita akan semakin besar. (AW)


Dalam rangka berbagi sukses inilah Habibie Afsyah bekerja sama dengan Dompet Dhuafa, ICTWatch dan C&C Event Organizer juga ingin berbagi ilmu tentang Internet Sehat dan sosialisasi tentang Dompet Dhuafa pada orang tua atau wali murid dibeberapa SMP. Ada 6 SMP Islam yang rencananya akan dikunjungi tapi sementara ini baru 3 SMP yang sudah dilaksanakan.
1. Sabtu 19 februari 2011 jam 9-12 di SMP “PB Sudirman” Kopasus Cijantung.
2. Sabtu 26 Februari 2011 jam 9-12 di SMP Al Azhar Kemang Pratama Bekasi Barat.
3. Sabtu 12 Maret 2011 jam 10-12 di SMP Lazuardi GIS Junior High Cilandak.
Yang akan dilaksanakan :
1. Sabtu 19 Maret 2011 jam 10-12 di SMP JISC (Jakarta Islamic School) Kali Malang.
2. Jum’at 25 Maret 2011 jam 8.30-11 di SMP Al Ikhlas Cipete.

Tinggal 1 event lagi yang belum ada kepastiannya, OK kita tunggu saja SMP mana lagi yang akan mengundang.
Mengapa Internet Sehat sebagai pilihan temanya? Yah karena masih banyak orang tua atau wali murid yang sering keberatan jika putra-putrinya bermain internet dan berselancar di dunia maya. Tidak sedikit dari mereka yang masih memandang dan memahami bahwa Internet sangat berbahaya. Nah, sudut pandang inilah yang harus dihapus dan dibuang jauh-jauh dari pikiran kita.

http://ibuhabibie.com/motivasi/pemenang-blog-award-minggu-ke-5-juni-2009

Internet merupakan sebuah jaringan komunikasi dan informasi global. Seperti banyak orang tahu bahwa internet merupakan salah satu alat yang sangat strategis dan penting di masa depan dunia. Berjuta manfaat bisa kita dapat hanya bermodalkan kemampuan dan kemauan pemakai.
Tapi Internet bak pisau bermata dua, akan menjadi sangat fatal bagi penggunanya jika tidak mengetahui teknik pemanfaatannya dan penggunaannya dengan baik dan benar. Bahkan bisa juga merugikan. Namun bagi orang yang bertanggung jawab dan mampu menguasai ilmu-ilmu internet akan bermanfaat untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraannya.
Sifat internet yang cenderung bebas tanpa kontrol, banyak yang menyatakan bahwa internet adalah jendela dunia. Tanpa batas waktu dan geografis. Anda tidak perlu khawatir, dengan pemahaman yang cukup tentang Internet serta didukung kesadaran dan kedewasaan dalam memilih dan memilah hal yang baik atau buruk. Maka kita dapat memaksimalkan dampak positif di internet dan sekaligus meminimalkan dampak negatifnya.
Dengan demikian diharapkan masyarakat Indonesia pada umumnya dan khususnya mereka yang telah menggunakan internet secara bertahap akan bisa melakukan self-controled, self-regulated dan bahkan self-censorship tanpa harus ada intervensi ataupun paksaan dari pihak manapun.

( Sumber : Internet Sehat www.internetsehat.org )

Ibu Ku Malaikat Ku…..

Ibu adalah segalanya bagi ku, sejak ayah ku meninggal dunia saat aku dan adikku masih belum sekolah peran dan sosok Ibulah yang dominan dalam hidupku. Beliau telah berjuang dan bekerja keras buat membesarkan putra-putrinya. Menurut cerita Ibuku, beliau sangat bahagia hidupnya. Ayahku seorang tantara, keluarga muda beranak satu yang hidup dalam kecukupan. Ketika umurku 3 tahun pada tanggal 17 Desember 1953 aku dapat hadiah dari Allah seorang adik laki-laki yang montok. Jadi aku dan adikku memiliki tanggal lahir yang sama hanya beda tahun. Aku lahir pada 17 Desember 1950, hebat ya Ayah dan Ibuku dalam berkarya. Melahirkan dua orang anak denagn tanggal yang sama, tidak mudah lho. Kalo gak percaya coba saja sendiri.

Ibu mu adalah Malaikat mu,…..
Ibu mu adalah Surga mu,……
Ibu mu adalah Guru Sejati mu,…..
Ibu tidak saja sebagai pendidik, tapi……..
Ibu adalah penyelamat Generasi Penerus.
Jadikanlah diri mu seorang Ibu yang layak disebut Ibu……..

Sejak ayahku tiada pada tahun 1955 peran keluarga besar terutama Kakek lebih dominan, apa kata Kakek ya itulah yang harus beliau lakukan. Waktu itu sekitar tahun 1956 Ibuku dijodohkan dengan seorang duda tanpa anak. Dengan harapan Ayah tiriku akan mencintai cucu-2nya. Ternyata Ibuku tidak mudah mencintai suami barunya, begitu beliau suka cerita pada ku.

Aku sangat mensyukuri biarlah Ayah ku meninggal lebih dulu yang penting aku masih punya Ibu, resikonya kehilangan ayah adalah kehilangan tiang utama (Jawa : Soko Guru) dari keluarga. Sehingga masalah ekonomi pasti berdampak sistemik ( pinjam istilah populer kasus Bank Century) dalam ekonomi rumah tangga dan keluarga. Maklum saja pada saat itu pada umumnya tentara gak ada yang kaya seperti sekarang. Hidup kami bertiga ditobang bantuan dari Kakek, yang namanya penerima bantuan ya pasti tidaklah nyaman. Intervensi pasti terjadi, termasuk dalam hal perjodohan. Memang pada tahun 50an posisi kaum wanita masih sangat lemah hak-haknya wanita juga tidak punya posisi tawar. Yah akhirnya terima nasib sajalah.

Dengan tidak meremehkan peran Ayah, banyak pihak mengakui bahwa peran Ibu lebih besar dalam keluarga. Bahkan banyak juga Ibu-Ibu yang mampu mempertahankan kejandaannya demi berjuang untuk masa depan anak-anaknya.  Berperan ganda didalam keluarga, sering disebut “Single Parent” itulah hebatnya Ibu. Ya berperan sebagai Ayah juga sebagai Ibu bagi putra-putrinya.

Rosulullah menempatkan posisi seorang Ibu sangat tinggi diatas kaum pria. Dalam hadis shahih diriwayatkan bahwa ada seseorang bertanya pada Rosul :”Siapakah orang yang pantas aku hormati ya Rosul?” Jawab Rosul : “Ibu mu.” “Lalu setelah itu siapa lagi Ya Rosul? Jawabnya “Ibu mu.” Masih belum puas orang itu bertanya lagi : “Sesudah itu siapa lagi ya Rosul?” jawabnya lagi : “Ibu mu” sudah tiga kali jawab Rosul tetap “Ibu mu.” Orang itu tetap masih penasaran bertanya lagi: “Setelah itu siapa lagi ya Rosul?” Jawab Rosul : “Ayah mu”. Jadi kedudukan Ayah dapat peringkat keempat, sementara Ibu menduduki peringkat 1 sampi 3.

Negara Republik Indonesia pun menempatkan posisi Ibu sangat istimewa dan terhormat, ada “IBU NEGARA” karena beliau adalah istri dari Kepala Negara ( Bukan Bapak Negara ). Ada “Ibu Kartini” tokoh wanita bangsawan yang sangat peduli pada kaumnya dimasa itu. Beliau sangat dikenal dan dihormati kaum wanita Republik ini sebagai tokoh emansipasi wanita. dengan kumpulan surat-suratnya yang dikenal dengan judul “Habis Gelap Terbitlah Terang.” Sebentar lagi kita akan memperingati “Hari Kartini” pada tanggal 21 April. Setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu, sementara dinegeri ini tidak memiliki “Hari Bapak”. Ada pula sosok Ibu yang imaginatif yaitu “Ibu Pertiwi” sosok Ibu yang diagungkan penduduk seluruh negeri bahkan ada lirik lagunya seperti ini : “Ku lihat Ibu Pertiwi sedang bersusah hati…… Silahkan diteruskan sendiri.

Ada lagi sosok Ibu yang sangat mempesona orang banyak. Ibu yang jadi tumpuan harapan buat orang yang ingin sukses dalam berkarier. Sehingga banyak orang rela meninggalkan kampung halaman untuk merantau, mencari sesuap nasi dan segenggam berlian, mobil mewah, rumah bagus dan jabatan empuk atau basah. Siapa lagi kalo bukan sosok si Ibu perkasa, beliau sering disebut “Ibukota.” Omong-omong tentang “Ibukota” ini konon katanya lebih kejam dari sosok “Ibu Tiri” saking kerasnya kehidupan dikota-kota besar seperti Jakarta ini.

Maaf ya kok jadi makin ngelantur bicaranya, tapi emang kalo kita berbicara tentang tokoh Ibu, tidak akan ada habisnya. Dijaman serba sulit ini peran Ibu tidak hanya jadi “Konco Wingking” atau Ibu yang hanya memiliki peran didapur saja. Ibu masa kini dituntut harus cerdas, karena Ibu yang cerdas akan mudah terinspirasi pada hal-hal yang positif. Jujur saja peran “Ibu Masa Kini” sangat berat tugasnya., jaman sekarang menjadi “Ibu Biasa-Biasa ” saja tidak cukup “Ibu Masa Kini” harus berani menjadi “Ibu Luar Biasa” Ibu yang berani menjadi agen perubahan. Tidak saja Ibu sebagai pendamping suami yang sering disebut “Ibu Rumah Tangga” tapi juga dituntut menjadi Ibu yang berperan aktif dimasyarakat dan menjadi Ibu yang produktif tidak hanya jadi Ibu yang konsumtif. Ibu sebagai wanita karir membantu suami dalam menopang ekonomi keluarga. Bahkan Ibu yang berprestasi pun  sudah banyak menjadi Pejabat Negara menjadi Menteri, menjadi Anggota Legeslatif maupun Yudikatif  juga mendapat tugas negara jadi Duta Besar dinegara tetangga dan lain-lain.

Namun demikian fungsi dan tugas sebagai ibu tetap menjadi tanggung jawabnya, tidak bisa ditinggalkan  atau digantikan oleh orang lain. Harapan saya pada Ibu-ibu Indonesia marilah kita jadikan diri kita IBU-IBU YANG LUAR BIASA. Peran Ibu tidak diragukan lagi dalam hal pendidikan dan tumbuh kembang bagi anak-anaknya. Ibu  bertanggung jawab pada masa depan putra-putrinya, mampu menjadi sahabat tempat curhat dan menjadi tempat anak-anak mencari solusi menyelesaikan masalah-masalah pribadinya.

Satu lagi kelebihan yang dimiliki seorang Ibu dan tidak dimiliki seorang ayah…. yaitu seorang Ibu memiliki deposito atau jadangan makanan bergizi terbaik didunia bagi bayinya. ASI ( Air Susu Ibu ) yang dimilikinya adalah makanan bayi terbaik… susu formula termahal pun tidak bisa menandinginya.

Pesan saya pada Ibu-Ibu didunia pada umumnya dan Ibu-Ibu Indonesia khususnya berikanlah ASI untuk bayi mu karena  ASI hak bagi anak-anak mu yang Allah amanahkan padamu.

Sumber :=>http://edukasi.kompasiana.com/2010/04/03/ibu-ku-malaikat-ku/

SELAMAT HARI KARTINI. !!!

Tags: Pertiwi, Malaikat, Ibu, Hari Kartini, Ibukota, Tiri

Kalau saja Anda mampu menjadi manusia LUAR BIASA, kenapa mau menjadi manusia biasa-biasa saja?

Hadirkan pribadi LUAR BIASA pada diri anda dan bergabunglah menjadi manusia-2
masa kini sesuai tuntutan jaman….. Jadi manusia biasa-biasa saja saat
sekarang tidak cukup…. Jadi manusia LUAR BIASA…. PILIHAN TEPAT.

VISI & MISI ANDALUARBIASA.COM

“Kita adalah bangsa yang luar biasa kaya dengan potensi.

Sebab itu, tidak ada alasan untuk hanya menjadi bangsa yang biasa-biasa saja.

Kita harus bergerak untuk menjadi bangsa yang makmur, maju, bermartabat, dan disegani.

Ya, kita harus menjadi bangsa yang luar biasa!!!”

Pada mulanya adalah testimoni-testimoni atau komentar-komentar yang kami terima perihal motivasi yang menjulang setelah membaca buku berjudul Anda Luar Biasa!!! karya Eni Kusuma (Fivestar, 2007). Bukan itu saja, sejumlah orang bahkan berterus-terang telah tergerak untuk menulis dan berbagi gagasan karena semangat dan kegigihan yang ditularkan oleh Eni melalui buku tersebut.

Hari berlanjut, terasa semakin banyak saja orang—khususnya kaum perempuan—yang tergugah kesadaran akan potensi diri mereka yang luar biasa, dan kemudian bertekad untuk mengembangkan diri. Kami tidak bisa menyebutkan angkanya, tapi kami mendengar dan merasakan betapa banyak orang yang tersentuh, terinspirasi, dan kemudian ingin berubah ke arah yang lebih maju, lebih baik, dan lebih matang dibanding hari-hari sebelumnya.

Belakangan, kami merasakan ada gejala yang mulai menyemai, bahwa keinginan untuk berbagi pemikiran, gagasan, pengalaman, dan wawasan itu bertambah besar. Ternyata, ada banyak talenta tersebar di Tanah Air ini, yang semestinya juga bisa memotivasi, menginspirasi, dan menggerakkan kita semua untuk selalu maju dan berkarya lebih baik lagi. Bukan itu saja, ternyata juga banyak mahasiswa kita yang sedang studi di luar negeri, terdorong untuk berbagi pengetahuan dengan terus menulis dan menyebarkannya ke khalayak melalui media internet.

Gejala tersebut bersambungan sekali dengan kondisi riil masyarakat dan bangsa kita saat ini, yang membutuhkan lebih dari sekadar evaluasi dan kritik, tetapi juga sangat membutuhkan ide-ide, gagasan-gagasan, dan pemikiran-pemikiran yang mengedepankan solusi. Barangkali kita semua sudah jenuh dengan berlimpahnya segala macam analisis dan kritik perihal bagaimana membangun serta mempercepat kemajuan bangsa ini. Namun, yang mungkin sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan bangsa ini adalah solusi-solusi yang muncul dari berbagai pemikiran dengan perspektif baru.

Untuk itulah, website AndaLuarBiasa.com ini kami hadirkan. Pertama-tama memang ditujukan untuk memberikan wadah bagi pemikiran-pemikiran baru dalam bentuk tulisan. Berikutnya, secara khusus website ini akan memberikan tempat utama kepada para kolomnis atau penulis perempuan, tanpa mengabaikan para penulis laki-laki pada umumnya. Justru para penulis laki-laki akan sangat dinantikan kontribusinya untuk memperkaya warna dan nuansa website ini.

Kami sediakan wesbite ini supaya para penulis, pemikir, motivator, trainer, atau kaum profesional perempuan bermunculan bak cendawan di musim hujan. Kami sengaja akan mengajak mereka untuk tidak hanya berpikir mengenai kaumnya sendiri, tetapi melihat semua upaya dan permasalahan kemajuan bangsa kita dari kacamata mereka. Sebab, sudah saatnya kaum perempuan mengambil posisi dan peran sentral dalam gerakan memberdayakan, mengasah, dan meningkatkan kualitas SDM bangsa ini.

Oleh sebab itu, dengan segala kerendahan hati, kami mengundang segenap pemikir, penulis, motivator, trainer, dan kaum profesional perempuan untuk bergabung di forum ini. Kami undang semua pihak dari berbagai golongan dan latar belakang, tanpa perkecualian, untuk berpartisipasi di sini. Bukan untuk apa selain untuk berbagi pengetahuan, wawasan, pengalaman, pemikiran, dan gagasan-gagasan baru Anda sekalian untuk Republik tercinta ini.

www.andaluarbiasa.com

Kami sudah gulirkan forumnya, dan semoga Anda sekalian tertarik untuk memeriahkannya. Selamat berbagi!

Salam Anda Luar Biasa!!!

Tangerang, 1 Januari 2009

Para Pemrakarsa:

Edy Zaqeus, Aleysius H. Gondosari, Eni Kusuma, Avanti Fontana, Sulmin Gumiri.

Basic Info
Name: www.andaluarbiasa.com
Category: Entertainment & Arts – Books & Literature.

Description:
Group para penulis, editor, dan para pengemar tulisan di website www.andaluarbiasa.com, sebuah website motivasi nirlaba dengan visi MEMBANGUN BUDAYA BERPIKIR POSITIF, KREATIF, DAN INOVATIF.

Update setiap minggu pada hari Senin/Selasa dengan menampilkan 12-15 tulisan terbaru dari kolomnis-kolomnis top.

Bergabung di sini lebih dari 16 Kolomnis Tetap dan 80 lebih Kolomnis Lepas. Kami nantikan partisipasi Anda untuk berbagi melalui tulisan.

Contact Info
Email:
Website: http://www.andaluarbiasa.com
Office:
Jl. Verbena Blok V-10 No.9, Graha Pratama – Citraraya, Tangerang
Location:
Jakarta, Indonesia

Saatnya Berani Hidup, Meraih Sukses Tanpa Gelar

Sejak ratusan tahun silam bangsa Indonesia berjuang keras meraih kemerdekaan bagi bangsa dan Negara. Semua kekuatan dan kemampuan dipertaruhkan untuk mencapai cita-cita Indonesia Merdeka. Semua orang sadar bahwa tenaga, pikiran , darah mereka, ikhlas dipersembahkan buat kejayaan negeri dan berani mati demi untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.

Sekarang setelah merdeka, apa yang bisa kita berikan pada bangsa dan Negara? Kadang kita terlalu banyak menuntut. Marilah kita berjuang untuk mengisi kemerdekaan yang telah diraih oleh pahlawan-pahlawan kita. Berjuang untuk berani hidup menjadi manusia-manusia Indonesia yang berani belajar cerdas dan bekerja keras untuk meraih kehidupan yang bermartabat.

Makin hari hidup semakin sulit, biaya hidup sehari-hari makin mahal, beban biaya yang harus ditanggung semakin tinggi, ada pajak penghasilan perorangan, listrik, air/PAM, telepon dan kewajiban-2 terhadap lingkungan. Belum lagi mahalnya biaya pendidikan yang makin sulit dijangkau oleh kaum buruh dan pegawai rendahan. Katanya sih sekolah gratis untuk SD dan SMP tapi kenyataannya ya masih ada saja pungutan-2 lain yang harus ditanggung dan dibayar oleh orang tua atau wali murid.

Belajar di sekolah negeri bukan berarti biayanya murah lho, seperti saat masa remaja ku dulu ditahun 1960 – 70an. Yang namanya masuk sekolah negeri berarti orang tua ringan bebannya, tidak seperti kalau masuk swasta. Jaman sekarang masuk SMU standar saja biayanya tidak ringan apalagi masuk SMU Unggulan atau favorit uang masuknya pasti diatas Rp 10 juta. Apalagi kalau punya cita-2 ingin menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi, tidak pandang bulu Perguruan Tinggi Negeri atau swasta dibutuhkan biaya puluhan sampai ratusan juta rupiah sesuai jurusan yang diinginkan itu baru biaya masuknya belum biaya sampai kuliah selesai. Fakultas favorit yang banyak penggemarnya adalah kedokteran, fakultas tehnik, telekomunikasi dan perminyakan termasuk fakultas-2 mahal.

Kita tidak boleh menyerah pada keadaan, apapun yang terjadi cita-cita harus tercapai. Ciri-ciri orang sukses adalah tidak mudah menyerah , dia berani menghadapi masalah bukan sebaliknya menghindari masalah. Dalam kondisi seberat apapun, dia berani menembus batas-batas hambatan yang ada. Kegagalan bukan merupakan suatu penghalang untuk bangkit lagi setelah meng-evaluasi diri. Manusia memang pemilik kelemahan, kekurangan dan keterbatasan baik fisik, waktu maupun dana. Hanya Allah SWT pemilik kesempurnaan. Tapi Allah memberikan banyak bekal dan kesempatan untuk berjuang meraih sukses dan kebahagiaan pada umat pilihan Nya :

* Ada kecerdasan yang bisa digunakan untuk olah pikir.
* Ada imajinasi yang bisa digunakan untuk menumbuhkan ide-ide kreatifitas yang bisa mendatangkan hasil dan profit.
* Ada kekuatan fisik, untuk menyalurkan energi-energi positif yang bisa mendatangkan potensi besar dalam berkarya.
* Ada kekuatan spiritual, yang bila tahu pendekatan dan penggunaannyanya misalnya energi doa. Kekuatan dan dahsyatnya energi ini akan mendatangkan SUPER POWER luar biasa yang sering tidak disadari.

Dengan prinsip-prinsip inilah tengah tahun 2006 saat anak saya Habibie Afsyah lulus SMU – Sunda Kelapa – Jakarta, sengaja saya tidak mendaftarkan dia masuk ke Perguruan Tinggi. Banyak faktor mengapa saya tidak mengambil jalur perguruan tinggi untuk anak saya yang satu ini. Faktor utama karena kondisi fisiknya yang lemah ( dia penderita penyakit langka Muscular Distrophy Progressiva ) sehingga berat dalam menjalankan program studi ini. Perguruan tinggi membutuhkan waktu terlalu lama, untuk mencapai S1 paling tidak 4 tahun. Saya tidak mau buang-buang waktu, ingin lebih cepat untuk sukses

Saya mencoba cari terobosan dengan cara belajar instan, hanya belajar ilmu yang kita inginkan dan dibutuhkan saja. Saat ini perkembangan dunia TIK (Teknologi Informasi & Komunikasi) sedang booming. Mengapa tidak kita manfaatkan kemajuan teknologi yang ada? Memang benar awalnya saya juga masih diliputi tanda tanya besar. Bisakah saya sukses mengantarkan anak saya memasuki dunia maya? Sementara kata orang dunia nyata yang nampak didepan mata pun susah diterka.

Dengan mengucap : Basmallah…” Bismilah ” saya mengawali langkah menuju sukses dengan mendaftar di seminar gratisnya Tung Desem Waringin. Tentang ilmu yang sedang popular di luar negeri, sementara di Indonesia sedang diperkenalkan yaitu Bisnis Online atau Internet Marketing. Tung Desem Waringin memang raja seminar heboh dan dikenal sebagai pembicara NO. 1 di Indonesia versi majalah Swa. Banyak guru-2 berkelas dunia dihadirkan di Jakarta, seperti Stephen Pierce, Mr. Fabian Lim, Richard Tan, Patrick Chan diacaranya yang digelar dengan nama Global Internet Summit 2007 dan seterusnya setiap tahun selalu ada

Saya ambil kelas pemula untuk Habibie di Asia Internet Academy yang dibawakan oleh Mr. Fabian Lim, dari Singapura jangan ditanya berapa biayanya. Yang pasti sangat berat buat kantong saya saat itu.

Mengapa? Yah untuk belajar sampai tingkat advans yang hanya butuh waktu 4 bulan biayanya sama dg masuk fakultas design grafis di Univ. TriSakti. Apa boleh buat demi meraih sukses anak, mahal pun tetap dilakoni. Tentu saja dengan ilmu gesek dan angsur….. ambil jurus gampangnya saja tho . Investasi ilmu tidak ada ruginya, ini bagian dari ibadah juga lho.

Hasilnya? Ternyata ada hasil nyata didunia maya. Saya semakin percaya memasuki dunia maya, bisnis online dan internet marketing merupakan lahan baru, ladang penghasilan buat masa depan Habibie. Keyakinan untuk fokus dan eksis dibidang ini semakin kuat, untuk meraih sukses tidak melalui jalur perguruan tinggi. Tekat saya tambah kuat untuk mengantarkan Habibie meraih sukses tanpa gelar.

Yah ilmu internet marketing inilah yang sampai saat ini ditekuni Habibie, bahkan lebih dari yang saya perkirakan dan harapankan. Habibie menyatakan keyakinannya bahwa bisnis online adalah bisnis masa depan…. Persis yang dikatakan Bill Gates raja MicroSoft yang pernah berkunjung ke Indonesia tahun silam. Sukses Habibie tidak berhenti di dunia bisnis online saja, dia juga sudah menghasilkan karya ilmiah ringan berbentuk ebook yang berjudul www.suksesdariamazon.com yaitu sebuah ebook tentang bagaimana caranya orang meng-akses menjadi reseller/affiliate di perusahaan online terbesar dan terpercaya di Amerika bahkan didunia didirikan oleh Jeff Bezos. Situs bisnis www.rumah101.com adalah bisnis online harapannya dimasa depan. Buah karyanya yang lain ada di www.ponsel-quran.com – www.umrohhajiplus.com dan www.maduperhutani.com.

Sayang ebook ini pada akhir Juli 2009 lalu terpaksa ditutup penjualannya karena pertimbangan-2 tertentu. Habibie juga telah menulis sebuah buku fisik yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama. Rencana akan di launching pada acara peringatan Sumpah Pemuda ke 81. Pada Minggu 1 Nopember 2009 yang diselenggarakan di Theater Imax Keong Mas Taman Mini Indonesia Indah pada jam 15 – 20. Bersama KMPI ( Komunitas Motivasi Pemuda Indonesia ) yang dikomandoi oleh seorang pemuda energik dan proaktif Archan Sang Provokator.

Habibie juga sebagai icon dari Gerakan Nasional ” AYO MANDIRI ” yang bertujuan membangkitkan & membangun : SATU PENGUSAHA DALAM SATU KELUARGA. Diharapkan dalam 10 tahun kedepan akan memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi kerakyatan Indonesia yang jaya. Maaf ini bukan slogan tapi sebuah cita-2 yang eksis dilaksanakan bersama pengusaha muda Indonesia Valentino Dinsi dan pengusaha yang tergabung di TDA (Tangan diatas), dan masih banyak pengusaha muda lainnya .

Sukses tanpa gelar tercapai dalam waktu kurang dari 3 tahun, ternyata masih ada yang kurang. Kami berdua ingin mengukir prestasi, karena hidup memang harus berprestasi yang bisa kami persembahkan buat sebuah negeri tercinta Indonesia. Kami berdua, orang biasa yang ingin ikut membangun bangsa. Ternyata Allah SWT memberikan lebih dari yang saya harapkan. Bukan hanya materi tapi kemuliaan hidup yang lebih tinggi dan tidak bisa dinilai dengan materi. Semua orang diberi waktu yang sama 24 jam, diberi kesempatan yang sama untuk menentukan pilihan . Jalan sukses terbuka lebar bagi siapa saja yang menginginkannya dan siap berjuang untuk meraihnya, karena sukses adalah pilihan bukan nasib atau takdir.

Jika Habibie yang lemah dan hanya bekerja dengan 1 (satu) jarinya bisa, saya yakin Anda yang bisa bekerja dengan sepuluh jari dan kedua pasang kaki yang lincah untuk melangkah kemana saja anda suka. Pasti Anda bisa lebih cepat dan mudah meraih keberhasilan dan sukses.

Percayalah Anda pasti bisa.

http://public.kompasiana.com/2009/09/18/saatnya-berani-hidup-meraih-sukses-tanpa-gelar/

* Endang Setyati, yang sering dipanggil Ibu Habibie ini, lahir di Yogyakarta pada 17 Desember 1950. Sehari-hari sebagai ibu rumah tangga dan sedang mengembangkan kemampuan menulisnya. Alumnus Writer Schoolen worskhop “Cara Cerdas Menulis Artikel Menarik batch XI” dan “Cara Cerdas Menulis Buku Bestseller batch IX” ini bersama puteranya, Habibie, sedang mengembangkan website beralamat disini .

FaceBook : Endang Setyati.

Share on Facebook Share on Twitter